Beranda » Blog » Mengubah Sertifikat HGB ke SHM

Mengubah Sertifikat HGB ke SHM

Dilihat sebanyak 33 kali | Kategori: Blog

Artikel Mengubah Sertifikat HGB ke SHM ini adalah lanjutan dari Perbedaan antara SHM dan HGB yang terdahulu kami posting.

Mengubah-Sertifikat-HGB-ke-SHM

Mengubah Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) ke Sertifikat Hak Milik (SHM)

Apabila properti yang dibeli masih berstatus HGB dan sudah mencapai jangka waktu 30 tahun, selanjutnya kewajiban pemegang sertifikat HGB adalah untuk memperpanjang maksimum jangka waktu hingga 20 tahun lamanya dan selanjutnya masih dapat diperpanjang sampai 30 tahun.

Baca Juga :
Desain Dapur Modern Mewah Cantik Minimalis
Desain Tangga Cantik Modern Kontemporer
Pemerintah Bebaskan PPN Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Townhouse Royal Oak Cibubur Jakarta

Yang perlu diingat, mengajukan perpanjangan HGB paling lambat diurus 2 tahun sebelum masa berlaku hak habis dengan cara mengisi formulir kepada Kepala Kantor Pertanahan setempat dengan dilengkapi KTP dan dilampirkan fotokopi HGB yang akan diperpanjang beserta Surat Keterangan Pendaftaran Tanah.

Biaya perpanjangan HGB tergantung dengan harga tanah per meter persegi yang ditetapkan oleh Menteri setelah mendapatkan persetujuan Menteri Keuangan dan luas tanah yang digunakan.

Rumus perhitungan untuk 20 tahun perpanjangan adalah 3 % x Luas Tanah x Harga Tanah pada tahun ke 31 ditambah dengan dana landreform sebesar 50 % (lima puluh persen) dari hasil perhitungan sesuai rumus sebelumnya.

Sedangkan untuk perpanjangan 30 tahun rumusnya adalah 4 ½ % x Luas Tanah x Harga Tanah pada tahun ke 51 ditambah dengan dana landreform sebesar 50 % (lima puluh prosen) dari hasil perhitungan sesuai rumus sebelumnya.

Namun jika terlanjur terlewat dari masa tenggang waktunya, biaya pengurusan HGB mati akan lebih mahal jika dibandingkan dengan diurus tepat waktu karena akan dikenakan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) karena akan dilakukan proses mulai dari awal seperti seperti pengecekan, pengukuran, dan pencatatan.

Sedangkan jika pemegang hak yang tertulis telah meninggal dunia, maka ahli waris berkewajiban untuk memperpanjang dan melakukan pengajuan hak atas tanah dengan dikenakan BPHT (Bea Perolehan Hak atas Tanah atau Bangunan).

Jika dibandingkan dengan memperpanjang yang sifatnya berjangka sehingga kurang praktis, Anda dapat segera mengubah Hak Guna Bangunan menjadi Hak Milik jika memang berencana memiliki seutuhnya.

Proses HGB ke SHM sama halnya dengan perpanjangan, harus diawali dengan mengurus ke kantor pertanahan dimana lahan yang akan diproses berada.

Ketentuan lahan yang akan mengalami peningkatan hak ini tak lebih dari 600 meter persegi dan pemegan HGB yang berlaku atau sudah mati adalah WNI karena WNA tidak diperbolehkan untuk memiliki properti dengan SHM.

Untuk melakukan proses HGB ke SHM, surat-surat yang dilampirkan diantaranya adalah sertifikat asli HGB yang statusnya akan diubah, fotokopi IMB (Izin Mendirikan Bangunan).

Namun jika mengubah HGB ke SHM tanpa IMB, Anda harus meminta surat pengantar lurah (PM1) dari kelurahan yang menyatakan bahwa rumah digunakan untuk tempat tinggal, identitas diri, fotokopi SPPT PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) terakhir, surat permohonan kepada Kepala Pertanahan setempat, surat pernyataan tidak memiliki lebih dari 5 bidang dengan luas kurang dari 5000 meter persegi, dan yang terakhir membayar biaya perkara.

Berapa pengeluaran biaya HGB ke SHM? Tentu besarannya tergantung dengan NJOP kavling yang akan diproses. Rumus yang digunakan untuk menghitung adalah 2% x (NJOP tanah – Rp. 60 juta). Cara lain adalah Anda bisa menggunakan jasa notaris PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah).

Selain besaran kocek yang harus dikeluarkan, banyak pula yang bertanya-tanya lama waktu yang dibutuhkan untuk pengubahan HGB ke SHM. Untuk pertanyaan berapa lama HGB ke SHM, beberapa tahap yang dilalui melalui penjelasan sebelumya yaitu dengan mengajukan ROYA atau pembebasan hak tanggungan yang memakan waktu sekitar 5 hari kerja atau satu minggu. Setelah itu, baru bisa berlanjut dengan mengurus peningkatan hak.

Proses keluarnya sertifikat SHM diperkirakan selesai seminggu setelah pengurusan. Lain halnya dengan pengurusan Akta Jual Beli menjadi Sertifikat Hak Milik yang memakan waktu sekitar 6 hingga 12 bulan. Siapakan pula biaya pengurusan SHM dari AJB sesuai dengan ketentuan pemerintah saat ini.

Bagikan informasi tentang Mengubah Sertifikat HGB ke SHM kepada teman atau kerabat Anda.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik dengan properti berikut ini:

Dijual Rumah 2 Lantai Tipe Pas...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami
  • L.Tanah: 144 m2
  • L. Bangunan: 115 m2

Spring Garden Residence Type P...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami
  • L.Tanah: 165 m2
  • L. Bangunan: 115 m2

Promo Diskon 200 Jt-an Rumah T...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami
  • L.Tanah: 105 m2
  • L. Bangunan: 48 m2

Spring Garden Residence Type A...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami
  • L.Tanah: 105 m2
  • L. Bangunan: 48 m2

Promo dan Diskon Rumah 2 Lanta...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami
  • L.Tanah: 165 m2
  • L. Bangunan: 115 m2

Promo & Diskon Spring Garden R...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami

Berlangganan Via Email

Gratis Berlangganan Berita Terbaru! Silahkan Masukan Email Anda Untuk Notifikasi Setiap Artikel Terbaru

SIDEBAR
Jual beli rumah jadi mudah & cepat. Hubungi kami!