Beranda » Blog » MRT Hidupkan Bisnis Kawasan Fatmawati

MRT Hidupkan Bisnis Kawasan Fatmawati

Dilihat sebanyak 63 kali | Kategori: Blog

Transportasi Moda Raya Terpadu (MRT) yang rampung pada tahun 2019 berhasil menggairahkan perekonomian berbagai jenis usaha di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan.

mrt-jakarta
Saat pengerjaan proyek MRT Jakarta, membuat aspal jalan kawasan Fatmawati bergelombang. Ditambah penyempitan jalan karena dipagari pembatas proyek, sehingga perekonomian sekitarnya hampir lumpuh dalam waktu cukup lama.

Baca Juga :
Rugi 7 Tahun Krakatau Steel PHK Ribuan Karyawan
Bandara Kertajati Tersambung Tol 2020
– Ini 14 Jalan Tol Baru Jadi Prioritas Jokowi
– MRT Jakarta Bangun TOD di Lahan Perumda Pasar Jaya

Namun, setelah proyek MRT selesai, perekonomian daerah tersebut mulai hidup kembali, seperti salah satunya dirasakan oleh pemilik pujasera Warong Manado “Warman” Neta.

“Dampaknya luar biasa, banyak pengunjung yang berdatangan, bahkan tenant-tenant yang saya sewakan langsung penuh,” ujar Neta, di Jakarta.

Pemilik pujasera yang berlokasi tepat di depan stasiun MRT Cipete Raya, Jakarta Selatan ini mengatakan kebanyakan pengunjung datang tidak membawa kendaraan pribadi melainkan turun dari stasiun MRT.

Selain Neta, ada pula Arif yang menjual ragam makanan khas Jawa Timur tidak jauh dari stasiun MRT Cipete Raya. Ia mengatakan pengunjung yang datang ke kedainya semakin ramai sejak proyek MRT rampung.

“Apalagi malam lebih ramai lagi, banyak juga bisnis-bisnis baru yang muncul di sekitar sini,” ucap Arif.

Salah satu pengguna MRT Nadia menunjukkan pernyataan yang senada, setelah turun dari stasiun MRT Fatmawati ia menyempatkan diri untuk mencari makanan di sekitar stasiun.

”Dulu waktu MRT masih dibangun saya naik ojek daring, jadi hanya melintas saja malas berhenti soalnya macet. Sejak ada MRT saya turun di sini (stasiun MRT Fatmawati) sekalian makan dulu di dekat stasiun baru pesan ojek,” kata Nadia.

Dampak positif MRT juga dirasakan Museum Baseoki Abdullah, Cilandak, Jakarta Selatan berupa peningkatan jumlah pengunjung. “Tentu ada peningkatan, misal yang tadinya sekitar 500 orang menjadi 700 orang, ya masih proses lah,” kata Kepala Museum Basoeki Abdullah Maeva Salmah.

Lokasi museum yang merupakan bekas rumah mendiang Basoeki Abdullah seorang maestro pelukis Indonesia ini sangat berdekatan dengan stasiun MRT Fatmawati, membuat jumlah pengunjung museum meningkat.

Bahkan, saat ini nama Museum Basoeki Abdullah sudah tertera pada stasiun MRT Fatmawati sebagai destinasi terdekat.

Selain tulisan pada stasiun MRT Fatmawati, terdapat pula dua mural besar bergambar mendiang Basoeki Abdullah pda tiang MRT. Mural tersebut sekaligus menunjukkan arah menuju lokasi museum.

Bagikan informasi tentang MRT Hidupkan Bisnis Kawasan Fatmawati kepada teman atau kerabat Anda.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik dengan properti berikut ini:

Dijual Rumah Royal Oak Cibubur...

Rumah Dijual di Dijual Jakarta Timur
Rp 2.170.288.000
  • L.Tanah: 120 m2
  • L. Bangunan: 140 m2

Dijual Rumah Cluster Siap Huni...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami
  • L.Tanah: 165 m2
  • L. Bangunan: 115 m2

Spring Garden Residence Type A...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami
  • L.Tanah: 105 m2
  • L. Bangunan: 48 m2

Promo dan Diskon Rumah 2 Lanta...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami
  • L.Tanah: 165 m2
  • L. Bangunan: 115 m2

Dijual Ruko Baru 2 Lantai di J...

Ruko Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami

Promo & Diskon Spring Garden R...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami

Berlangganan Via Email

Gratis Berlangganan Berita Terbaru! Silahkan Masukan Email Anda Untuk Notifikasi Setiap Artikel Terbaru

SIDEBAR
Jual beli rumah jadi mudah & cepat. Hubungi kami!