Beranda » Blog » Tips Jangan Sampai Salah Pilih Arsitek

Tips Jangan Sampai Salah Pilih Arsitek

Dilihat sebanyak 109 kali | Kategori: Blog

PancaProperti.com. Properti berupa rumah hunian merupakan investasi jangka panjang. Karena itu, membangun rumah tak sekadar membangun tempat berlindung. Anda perlu memikirkan banyak hal termasuk fungsi, estetika, kualitas bangunan, dan sebagainya.

Jasa-Arsitek-Rumah

Untuk mewujudkan hal tersebut, Anda butuh jasa Arsitek Profesional. Sebab, terlalu riskan jika Anda melakukan pengerjaan rumah sendiri. Bujet yang dikeluarkan untuk menyewa jasa arsitek memang mahal.

Baca Juga :
Spring Garden Residence Rumah Baru Siap Huni Di Kota Bekasi
Dijual Rumah 2 Lantai Tipe Pasadena
Dijual Rumah 2 Kamar Type Acacia 48/112

Biasanya, biaya desain arsitek hanya berkisar 5% dari Rencana Anggaran Biaya (RAB). Namun, harga ini cukup setimpal kok, dengan manfaat yang akan Anda dapatkan. Nah, jika Anda telah memutuskan untuk menggunakan jasa arsitek, masalah selanjutnya tinggal memilih arsitek yang tepat.

Dengan berkembangnya teknologi, Anda dapat dengan mudah menemukan arsitek berpengalaman. Selanjutnya, lakukan screening untuk mendapatkan arsitek yang tepat.

Berikut 8 Tips Jangan Sampai Salah Pilih Arsitek :

1. Lihat Portofolionya
Arsitek yang andal dan berpengalaman tentu memiliki portofolio. Semakin banyak portofolionya, semakin berpengalaman kancahnya di dunia desain arsitektur. Dari portofolio, Anda dapat menentukan kualitas dan kuantitasnya.

Arsitek profesional biasanya memiliki kualitas gambar yang sangat baik alias tidak murahan. Gambarnya terlihat halus dan mirip dengan aslinya. Tidak ada distorsi dan tampilan pohon dan mobil yang terlihat begitu natural dan hidup.

Jika merasa sreg setelah melihat portofolionya, Anda dapat langsung menghubungi untuk membuat janji bertemu.

2. Memiliki Brand dan Alamat Jelas
Arsitek profesional selalu memiliki brand sendiri sebagai identitasnya, baik arsitek freelance ataupun arsitek berbadan usaha. Pastikan arsitek yang Anda inginkan memiliki brand tersebut.

Selain itu, pastikan mereka memiliki alamat kantor yang jelas. Jika arsitek freelance, pastikan memiliki alamat tempat tinggal yang jelas.

3. Lihat Kepribadiannya
Bukan sekadar melihat hasil kerjanya, Anda juga harus mengenal pribadi arsitek tersebut. Temui dia secara langsung untuk melihat kepribadiannya. Apakah dia termasuk orang yang supel, serius, humoris, dan lain sebagainya. Pilih arsitek yang cocok dengan kepribadian Anda.

Ini penting karena Anda tak hanya akan berhubungan untuk 1-2 hari saja, tetapi berbulan-bulan hingga hunian selesai dikerjakan. Untuk mengetahui kepribadiannya, Anda juga bisa cari tahu melalui media sosialnya.

4. Kenali Karakter Desainnya
Setiap arsitek, terutama yang sudah malang melintang di kancah desain arsitektur, biasanya memiliki gaya khas yang menjadi trade mark-nya. Anda wajib mengenali gaya-gaya arsitek yang ingin dipilih. Tentukan arsitek mana yang memiliki gaya desain paling sesuai dengan keinginan Anda.

Misalnya, jika Anda ingin membuat rumah berdesain minimalis, jangan pilih arsitek yang banyak membuat gaya rumah klasik. Semakin dekat karakternya, kemungkinan Anda memiliki rumah impian akan terwujud.

5. Cari Testimoni dari Klien sebelumnya
Yap, cara termudah untuk tahu kualitas seorang arsitek adalah mencari testimoni dari orang-orang yang pernah memakai jasanya. Arsitek yang baik tentu akan mendapat penilaian yang positif dari mantan kliennya, begitu pun sebaliknya.

6. Respons Cepat
Seorang arsitek yang profesional akan memberikan pelayanan yang profesional pula. Bila Anda menghubunginya via e-mail atau messenger pastikan ia membalas dalam kurun waktu 1 x 24 jam. Lebih dari itu, apalagi hingga 3–7 hari, Anda perlu mempertanyakan alasannya.

7. Tanyakan Cara Kerja dan Upah
Setelah meyakini pilihan Anda, segera tanyakan cara kerja dan bayarannya. Setiap arsitek memiliki gaya kerja yang berbeda. Tanyakan secara mendetail cara kerjanya step by step, termasuk soal pembayaran agar saat proyek dimulai Anda dan sang arsitek telah mengetahui risikonya.

8. Memiliki SPK (Surat Perjanjian Kerja) Tertulis
Arsitek yang baik akan memberikan SPK kepada Anda. SPK ini akan membantu dan membela Anda bila terjadi sesuatu hal, baik saat konsultasi berjalan ataupun di kemudian hari.

SPK ini secara garis besar berisi persetujuan kedua belah pihak bahwa arsitek akan mendapatkan upah sesuai haknya, dan Anda selaku pemilik rumah akan mendapatkan pelayanan dan kualitas baik. Selain itu menjamin pula bahwa arsitek tak akan meninggalkan tanggung jawabnya. Semoga Manfaat

Bagikan informasi tentang Tips Jangan Sampai Salah Pilih Arsitek kepada teman atau kerabat Anda.

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik dengan properti berikut ini:

Dijual Ruko Baru 2 Lantai di J...

Ruko Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami

Promo & Diskon Spring Garden R...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami

Dijual Rumah Cluster Siap Huni...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami
  • L.Tanah: 165 m2
  • L. Bangunan: 115 m2

Dijual Rumah Royal Oak Cibubur...

Rumah Dijual di Dijual Jakarta Timur
Rp 2.170.288.000
  • L.Tanah: 120 m2
  • L. Bangunan: 140 m2

Ruko 2 Lantai Spring Garden Re...

Ruko Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami

Promo dan Diskon Rumah 2 Lanta...

Rumah Dijual di Bekasi
Harga Hubungi Kami
  • L.Tanah: 165 m2
  • L. Bangunan: 115 m2

Berlangganan Via Email

Gratis Berlangganan Berita Terbaru! Silahkan Masukan Email Anda Untuk Notifikasi Setiap Artikel Terbaru

SIDEBAR
Jual beli rumah jadi mudah & cepat. Hubungi kami!